Selasa, 14 Oktober 2014

Mendeteksi dengan garrete atpro Desa tembeling bojonegoro

Suasana malam Desa tembeling bojonegoro amat sepi bahkan suara sepeda motor pun nggak kedengaran sunyi sepi  rumah pinggiran bengawan solo itu malam nya seakan akan tidak ber penghuni bekitu tentramnya orang kampung ini

Yang mayritas penduduknya bertani dan mendulang emas di bengawan solo , sementara menunggu tanaman yg di tanam para petani di sini mengisi masa lapangnya dengan mendulang emas di bengawan solo. Ada kalanya dapat hasil yg melimpah tp kebanyakan hari nya hanya dapat beberapa mili saja, karena memang rutinitasnya jadi mereka sudah terbiasa dengan kehidupan seperti itu

Saya datang ke Desa terpencil ini ingin ikut sama Tapi bukan sebagai pendulang saya menggunakan Gold detector berdua dengan saudara saya. Dengan harapan mendapatkan gundukan emas di kampung ini.

Sudah dua hari saya tinggal di kampung ini menggunakan gold detector,   hampir rata aku deteksi, hampir rata area bengawan solo itu dari yng tepi sampai yg tengah bengawan,   tapi yang namanya emas saya belum lihat.    jenis  garrette atpro yang saya gunakan dapat mendetecsi dengan menyelam di tengah bengawan dan saudara saya menggunakan jenis Fisher2 dengan mendeteksi tepian bengawan tapi hasilnya nihil

Saya hanya mendapat ceret kuno jenis kuningan/tembaga di tengah  bengawan  dengan garrete atpro
yang alinya hanya besi besi biasa

maaf saya nggak besa sertakan gambar karena sesampainya di lokasi kamera HP saya bermasalah lain kali akan saya sertakan beserta gambar.